hidupmu, dirimu yang mengedalikannya, jika kamu mempunyai prinsip…jika tak ada, maka kehidupanlah yang akan mengendalikanmu.
de’ augist (2013)
sebuah karya bisa meluluhkan hati manusia
de’ augist (2013)
jika tetap ingin bermain api, maka siapkanlah pemadamnya.
de’ augist (2012)
menyelesaikan masalah itu tanpa emosi.. jika menggunakan emosi, maka artinya masalah belum terselesaikan.
de’ augist (2012)
diam-diam aku mencintaimu..diam-diam aku mengharapkanmu..diam-diam aku menunggumu..dan diam-diam aku merelakanmu.
de’ augist (2012)
ingin sekali aku menyapa lembut dirimu, namun aku takut sapaanku seperti angin badai yang mengusik kebahagiaanmu dan menghempaskan lebih jauh harapanku.
de’ augist (2012)
pecahan-pecahan kaca itu memang tidak bisa kembali seperti bentuk semula, tetapi pecahan-pecahan kaca itu bisa dibuat menjadi sesuatu yang lebih indah.
de’ augist (2012)



