de' augist

hanya segelintir kata-kata

hidupmu, dirimu yang mengedalikannya, jika kamu mempunyai prinsip…jika tak ada, maka kehidupanlah yang akan mengendalikanmu.

de’ augist (2013)

sebuah karya bisa meluluhkan hati manusia

de’ augist (2013)

jika tetap ingin bermain api, maka siapkanlah pemadamnya.

de’ augist (2012)

menyelesaikan masalah itu tanpa emosi.. jika menggunakan emosi, maka artinya masalah belum terselesaikan.

de’ augist (2012)

diam-diam aku mencintaimu..diam-diam aku mengharapkanmu..diam-diam aku menunggumu..dan diam-diam aku merelakanmu.

de’ augist (2012)

ingin sekali aku menyapa lembut dirimu, namun aku takut sapaanku seperti angin badai yang mengusik kebahagiaanmu dan menghempaskan lebih jauh harapanku.

de’ augist (2012)

pecahan-pecahan kaca itu memang tidak bisa kembali seperti bentuk semula, tetapi pecahan-pecahan kaca itu bisa dibuat menjadi sesuatu yang lebih indah.

de’ augist (2012)

yang membuat ketentuan hidup kita sebenarnya adalah kita sendiri, Tuhan hanya menyetujui atau tidaknya ketentuan itu…setuju atau tidaknya tergantung dari usaha, sikap, dan tindakan kita dalam mencapai ketentuan tersebut.

de’ augist (2012)

jangan seperti cahaya matahari yg meninggalkan malam atau cahaya bulan yang meninggalkan fajar, jadilah bulan seutuhnya yang keberadaanya selalu di sisi bumi.

de’ augist (2012)

hiduplah seperti tetesan-tetesan air yang berkumpul membentuk awan kemudian turun dan diakhiri dengan warna-warni pelangi.

de’ augist (2012)

--> yang mampir